Idul Adha, Ini Pesan Wali Kota Tri Rismaharini

Terkini.id, Surabaya – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama keluarga dan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, melaksanakan ibadah Salat Idul Adha 1440 H yang diikuti oleh ribuan umat muslim di halaman Taman Surya Balai Kota Surabaya, Minggu, 11 Agustus 2019.

Usai menjalankan sholat Idul Adha, Wali Kota Risma yang tengah bersama anak dan mantunya, kemudian bergeser menuju tempat penyerahan hewan kurban.

Dalam kesempatan itu, ia berpesan, bahwa peduli dengan orang miskin itu sangat diperlukan, karena sebagian harta yang dimiliki adalah hak milik mereka. Untuk itu, jika terus berbagai maka tidak akan terjadi kesenjangan sosial terlalu jauh.

“Mari kita bersama-sama untuk peduli, karena ini impact nya sangat luar biasa. Ini salah satu cara agar menciptakan kota yang aman,” kata Wali Kota Risma.

Ia menceritakan, saat ibadah haji, jamaah dilarang membunuh hewan apapun. Menurutnya, ini karena kehendak Tuhan yang menciptakan perbedaan. Ada hewan, tumbuhan dan manusia.

“Allah ingin kita menjadi manusia yang bijak dengan menghargai perbedaan itu dan tidak menyakiti siapapun. Itu yang harus kita renungkan bersama,” pesannya.

Di momen lebaran ini, wali kota perempuan pertama di Surabaya ini juga mengimbau kepada semua warga yang menyembelih hewan kurban, agar menjaga kebersihan daging hewan tersebut serta lingkungan.

“Jangan sampai ada yang sakit karena kurang higienis, jadi mari dibersihkan kotorannya dan jangan dibuang di sungai,” ujarnya.

Ia berharap warga Kota Surabaya tidak menggunakan sampah plastik. Oleh karena itu, ia sudah menyiapkan daun-daun untuk dibagikan ke tempat penyembelihan hewan kurban.

“Saya sudah menyiapkan daun-daun di kediaman, untuk dibagikan ke tempat-tempat kurban,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, Supomo mengatakan, tahun ini Pemkot Surabaya menyerahkan hewan kurban sebanyak 16 ekor sapi dan 44 ekor kambing.

“Dari 16 sapi tersebut enam diantaranya diberikan warga eks lokalisasi dolly. Untuk sisanya kami akan sebarkan ke masjid-masjid Surabaya,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut Pemkot Surabaya juga membagikan daun-daun pisang sebagai pengganti plastik untuk daging kurban. Daun pisang yang dibagikan itu berjenis calathea.

Sebelumnya, daun-daun yang berhasil dikumpulkan itu dipetik dari rumah kediaman Jalan Sedap Malam dan Taman Surya.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, M Fikser menjelaskan, upaya ini dilakukan untuk meminimalisir penggunaan sampah plastik. Ada empat masjid yang diberi daun tersebut. Yakni,  Masjid Al-Muhajirin Jalan Kanginan dan Masjid Cheng Ho Jalan Gading.

“Berikutnya Masjid Rohman Arif Jalan Karang Gayam dan terakhir Masjid An-Nur SMA Negeri 2,” kata Fikser usai membagikan daun-daun tersebut.

Ia menambahkan, daun-daun yang berhasil dikumpulkan itu, sekitar 12 ikat. Masing-masing ikatnya sekitar 10 kilogram.

“Sehingga total daun tersebut kurang lebih 120 kilogram,” pungkasnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini