Ini Alasan Pelatih Persebaya Belum Merespon Tawaran Pemain Asing

Pelatih Persebaya
Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman

Terkini.id, Surabaya – Bek Persebaya Surabaya Otavio Dutra masih berstatus pemain asing lantaran proses naturalisasinya belum kelar.

Meski demikian, pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman mengaku pihaknya sudah menerima tawaran beberapa nama pemain asing untuk bergabung ke Green Force. Karena otomatis akan ada slot pemain asing belum terisi jika proses naturaliasi Otavio Dutra tuntas.

“Kebanyakan dari agen pemain,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu, Senin 22 April 2019.

Lantas, apa jawaban Djanur? “Saya belum merespons,” tambahnya.

Dia menjelaskan, belum adanya respons itu bukannya tanpa alasan. Djanur lebih memilih menunggu kepastian proses naturalisasi Dutra. Jika sudah fiks menjadi pemain lokal, keputusan baru akan dibuat.

“Karena bagaimanapun, kalau (proses naturalisasi Dutra) belum beres, kan belum bisa nambah pemain (asing),” terang pelatih asal Majalengka itu.

Tapi, upaya untuk menambah pemain asing tak lantas tertutup. Jika Dutra sudah resmi jadi WNI, kemudian masa pendaftaran pemain untuk Liga 1 belum ditutup, kemungkinan mendatangkan pemain asing terbuka lebar.

“Ya kami harus gerak cepat,” tegas Djanur. Hanya, belum ada kepastian pemain asing dengan posisi mana yang jadi pertimbangan untuk didatangkan.

Jika menilik performa Green Force di ajang Piala Presiden, ada beberapa posisi yang butuh penyegaran. Pertama adalah di penjaga gawang. Dalam dua laga final Piala Presiden, dua kiper Persebaya melakukan blunder. Miswar Saputra pada leg pertama 9 April 2019, lalu. Kemudian giliran Abdul Rohim yang melakukan hal serupa di leg kedua pada 12 April 2019, lalu.

Kemudian posisi gelandang bertahan. Memang sudah ada tiga pemain di posisi itu. Misbakus Solikin, Nelson Alom dan M. Hidayat. Tapi, kondisi dua nama terakhir tengah cedera.

Praktis, hanya Misbakus yang tersisa di posisi gelandang jangkar. Karena itu, mendatangkan satu pemain lagi di posisi gelandang bertahan sangat masuk akal.

Selain itu, posisi ujung tombak juga butuh pemain anyar. Sebab, sampai saat ini, hanya Amido Balde striker murni yang dimiliki Green Force. Sejatinya, ada Osvaldo Haay yang pernah diplot sebagai ujung tombak.

Tapi posisi aslinya adalah winger. Masalahnya, dia akan sering absen lantaran masuk dalam skuad SEA Games 2019. Karena itu, sangat riskan jika hanya menggunakan satu striker saja sepanjang musim.

Sayangnya, hingga saat ini keputusan mendatangkan pemain belum juga diambil. Termasuk untuk pemain lokal. Sebab, Green Force memilih fokus untuk laga kontra Madura United pada 25 April 2019, mendatang. (jpnn.com).

Berita Terkait
Komentar
Terkini