Jumlah Warga Surabaya Plesiran ke Luar Negeri Meningkat 40 Persen

warga surabaya
Ilustrasi warga Surabaya plesiran ke luar negeri. (beritametro.news)

Terkini.id, Surabaya – Dari tahun ke tahun, jumlah warga Surabaya yang pelesiran ke mancanegara terus meningkat. Terutama ke negara-negara di Asia dan Eropa.

“Growth-nya mencapai 40 persen,” kata Strategic Marcomm Section Head Golden Rama Raditya D.K. di sela travel fair Golden Rama di Tunjungan Plaza, Surabaya, beberapa hari lalu.

Sebagai kota yang penduduknya gemar bepergian ke luar negeri, Surabaya layak menjadi prioritas. Karena itu, Golden Rama jemput bola. Caranya, rutin mengadakan pameran di Surabaya.

Kepala Cabang Golden Rama Surabaya Josia Wirantama menyatakan, pameran yang berlangsung ini efektif mendongkrak jumlah konsumen.

Travel fair, menurut dia, juga menjadi etalase agar masyarakat mau memanfaatkan momen liburan dengan bepergian ke luar negeri. “Tapi, pamerannya tidak boleh asal,” tegasnya.

Josia menyebut diskon dan promo wisata sebagai faktor penting yang selalu sukses menarik perhatian publik. “Inovasi produk juga,” ujarnya. Karena itu, di tengah ketatnya persaingan bisnis travel, biro perjalanan wisata (BPW) harus cermat berstrategi.

Pada pameran kali ini, Golden Rama sengaja berfokus memasarkan paket wisata di Asia dan Eropa. Sebab, dua benua itulah yang menjadi favorit wisatawan asal Surabaya.

“Kami menawarkan paket baru dengan rute-rute yang tidak biasa,” papar Josia.

Jika menyebut Eropa, yang muncul dalam benak publik adalah pesona wisata Italia, Prancis, dan Belanda. Sebagian besar BPW pun sudah menggarap wisata di tiga negara tersebut dengan apik. Karena pasarnya mulai jenuh dan persaingan kian ketat, Golden Rama menawarkan alternatif lain.

“Sekarang kami punya rute (wisata, Red) di negara Balkan. Ada Kroasia dan Bosnia yang belum banyak orang tahu,” ungkap Josia.

Namun, Golden Rama juga masih menawarkan paket wisata ke tiga negara favorit wisatawan Surabaya tersebut. Hanya, tempat-tempat tujuan wisatanya bukan yang mainstream.

“Kami menawarkan destinasi unik yang masih jarang dikunjungi. Tapi, tetap worth it,” tandasnya. (jpnn.com)

Komentar
Terkini