Petugas Penjara Lupa Kunci Sel, Tahanan Kabur

Tahanan Kabur
Ilustrasi tahanan kabur

Terkini.id, Surabaya – Polsek Tenggilis Mejoyo kebobolan. Tiga tersangka kabur dari sel tahanan. Kelalaian anggota menjadi penyebabnya. Ada petugas yang lupa mengunci gembok pada jeruji besi. Petugas lainnya malah ketiduran saat berjaga.

Dua orang merupakan tersangka kasus narkoba dan satu lagi terjerat kasus penggelapan. Kabar itu membuat Kapolsek Tenggilis Mejoyo Kompol Totok Sumarianto panik.

Raut wajahnya tidak bisa menyembunyikan kegelisahan. Seluruh anggota dikumpulkan begitu menerima laporan.

“Ya, benar. Memang ada tahanan kami yang kabur,” ujarnya.

Berdasar informasi yang dihimpun, kaburnya tiga tahanan tersebut terjadi dini hari kemarin pukul 02.30. Saat itu, ada dua petugas yang berjaga. Pada jam tersebut, satu anggota sedang melaksanakan salat Tahajud di musala.

Lokasinya hanya 15 meter. Namun, kondisi sel tidak akan terlihat dari musala karena posisinya terhalang tembok. Satu anggota yang lain duduk di meja SPKT (sentra pelayanan kepolisian terpadu). Tepatnya, di lobi depan mapolsek. Dia ketiduran.

Diduga, tiga tersangka berinisial A, R, dan I itu kabur pada jam tersebut. Mereka bisa melarikan diri karena diduga salah satu pintu sel tahanan tidak terkunci. Kondisi sel masih bagus. Tidak tampak adanya kerusakan, baik di bagian dinding maupun jeruji.

Di dalam mapolsek, ada tiga bilik tahanan. Masing-masing disekat dengan bahan semipermanen. Semua bilik dilengkapi kamera CCTV (closed circuit television). Nah, tiga tersangka yang kabur berada di satu bilik yang sama.

Hal itu baru diketahui paginya. Petugas yang mengecek tahanan kaget. Semestinya, tahanan di mapolsek berjumlah 16 orang. Namun, setelah didata lagi, jumlahnya tinggal 13 orang. Begitu dicek, ketahuan tiga orang melarikan diri.

Totok mengatakan, kaburnya tiga tersangka itu terekam kamera pengawas. Mereka tidak langsung kabur saat salah seorang petugas pergi salat.

Para tersangka tersebut menunggu petugas di depan lengah. Setelah melihat petugas yang duduk di SPKT tidur, mereka berjalan dengan santai lewat pintu depan.

Totok belum bisa memastikan ke mana arah pelaku kabur. Yang jelas, seluruh anggota sudah dikerahkan untuk mengejarnya.

Selain itu, Totok meminta bantuan Polrestabes Surabaya untuk back up personel.

Kasatreskrim Polrestabes AKBP Sudamiran menyatakan sudah membentuk tiga tim. Mereka terdiri atas unsur unit jatanras, resmob, dan narkoba.

“Kami peringatkan, lebih baik menyerah daripada nanti ditindak tegas oleh anggota,” tuturnya.

Sudamiran menyatakan, anggota sudah melakukan penyelidikan di lapangan. Beberapa petunjuk sudah didapat. Namun, mantan Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Jatim itu belum mau mengungkapkan perkembangannya secara terperinci.

Yang jelas, arah kabur para tersangka sudah diketahui. Anggota masih bekerja di lapangan untuk melakukan pengejaran.

“Kita kerahkan kekuatan penuh untuk mem-back up teman-teman polsek. Ini menjadi atensi,” tegas Sudamiran.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan enggan memberikan komentar terkait peristiwa kaburnya tiga tahanan di Polsek Tenggilis Mejoyo. Menurut dia, itu menjadi tanggung jawab Kapolsek selaku pimpinan tertinggi di wilayah tersebut.

“Ya, karena itu wewenangnya Kapolsek. Langsung ke sana saja,” katanya singkat ditemui di mapolres kemarin. Pencarian terus dilakukan. Tadi malam terdeteksi jika di antara tersangka ada di Pulau Madura. (jpnn.com)

Komentar
Terkini