Sidang Ahmad Dhani di PN Surabaya Berlangsung Tertutup, Media Dilarang Meliput

Ahmad Dhani
Ahmad Dhani jalani proses persidangan. (foto: liputan6.com)

Terkini.id, Surabaya – Musisi Ahmad Dhani kembali menjalani sidang perkara pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Surabaya.

Tak seperti biasanya, persidangan kali ini molor hingga pukul 12.30 WIB. Biasanya sidang berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB.

Hingga akhirnya, sidang yang beragendakan keterangan saksi dari Jaksa Penunutut Umum (JPU) mendapat kritikan dari pendukung Ahmad Dhani.

“Jam 9 tapi hakim molor-molor sampai jam setengah satu, ini anak saya udah pulang sekolah,” tandas Vika pada Kantor Berita RMOLJatim sambil marah-marah di hadapan puluhan petugas kepolisian yang menjaga pintu masuk ruang sidang Cakra PN Surabaya, Selasa 26 Februari 2019.

Tak hanya soal molornya jadwal sidang, perempuan berbaju putih itu juga mempersoalkan arogansi petugas kepolisian kepada sejumlah media yang melarang masuk untuk meliput sidang Ahmad Dhani.

“Ini media gak boleh masuk,” jelasnya dengan nada kesal.

Sayangnya saat didesak sejumlah wartawan, kenapa tak boleh masuk, perempuan berkerudung ini enggan menjelaskan.

Dia hanya mengutarakan keinginannya itu agar petugas jaga pintu ruang sidang Cakra segera membukanya. “Saksi,” pungkasnya.

Seperti diketahui Ahmad Dhani kembali menjalani persidangan dengan mendengarkan keterangan saksi fakta yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

""

Ahmad Dhani tiba di PN Surabaya sekira pukul 10.20 WIB. Begitu turun dari mobil tahanan Kejati Jatim, musisi sekaligus politisi Partai Gerindra ini mengumbar senyum pada awak media sambil mengepalkan tangan dengan membawa sebuah majalah bertuliskan ‘Indonesia Menang’.

Kasus ini berlanjut ke pembuktian pasca majelis hakim yang diketuai R Anton Widyopriyono menolak eksepsi tim penasehat hukum Ahmad Dhani.

Diketahui, Ahmad Dhani menjalani sidang ‘idiot’ pencemaran nama baik bermula kedatangannya di Surabaya untuk menghadiri Deklarasi #2019gantipresiden.

Namun kala itu Dhani tidak bisa menghadiri deklarasi karena dihadang banyak orang di Hotel Majapahit, Surabaya. (jpnn.com)

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

Guru Magang di Surabaya Cabuli Siswi SMP

Terkini.id, Surabaya - Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya menangkap Latiful, pelaku pencabulan terhadap remaja berusia 14 tahun.Pemuda 23 tahun, yang juga