Tri Rismaharini Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Media Sosisal

Tri Rismaharini
Tri Rismaharini Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Media Sosisal

Terkini.id, Surabaya – Perkembangan media sosial sudah semakin pesat, tak hanya pada kalangan dewasa dan remaja, bahkan anak-anak kini sudah banyak yang kecanduan media sosial.

Melihat fenomena tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan (PMK) menggelar Gathering “Positif Bermedia Sosial”, Senin 22 April 2019

Bertempat di Four Point by Sheraton Surabaya, acara ini dihadiri oleh admin Media Sosial Pemerintah Kota Surabaya, netizen Media Sosial, Blogger, dan Youtuber.

Deputi Bidang Koordinasi Kebuayaan Kemenko PMK, Nyoman Shuida dalam sambutannya menyampaikan media sosial saat ini menjadi kebutuhan wajib bagi seluruh kalangan masyarakat, oleh karena itu perlu dibangun kesadaran yang kuat untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana yang produktif.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang turut hadir dan membuka acara gathering tersebut menyampaikan, seharusnya media sosial dapat digunakan untuk merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa dengan bertukan informasi yang bermanfaat dan berkontribusi pada pembangunan, bukannya untuk menyebar fitnah dan hoax.

“Bayangkan jika kita bisa mengabarkan berita positif melalui media sosial, maka dampaknya akan sangat luar biasa. Oleh karena itu, mari kita menggunakan media sosial untuk hal-hal yang positif,” ujar Wali Kota Surabaya.

Setelah acara dibuka oleh Wali Kota Surabaya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaikan materi oleh Paulus Wirutomo dari Gugus Tugas Nasional Revolusi Mental, Ibob Tarigan dari Cameo Project, Akhyari dari Good News From Indonesia, dan Ismanto dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Rombongan peserta juga akan diajak mengunjungi Command Center Kota Surabaya dengan menggunakan Bus Suroboyo.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

Guru Magang di Surabaya Cabuli Siswi SMP

Terkini.id, Surabaya - Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya menangkap Latiful, pelaku pencabulan terhadap remaja berusia 14 tahun.Pemuda 23 tahun, yang juga