Wali Kota Risma Didaulat Jadi Pembicara Ajang Internasional Arsitektur

Terkini.id, Surabaya – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjadi pembicara di acara 10th International Conference on Architecture Research and Design yang diprakasai oleh Fakultas Arsitektur, Desain dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS).

Bertempat di Hotel Bumi Surabaya, acara konferensi internasional yang rutin digelar sejak tahun 2009 ini mengambil tema Open Sourcing: Community-Based Knowledge in the Built Environment, Senin, 4 November 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyampaikan pembangunan Kota Surabaya yang harus melibatkan warganya, sehingga warga tidak menjadi asing dengan kotanya.

Menurutnya, kalau warga merasa asing maka akan sering keluar kota, hal tersebut tentunya akan berdampak ke pendapatan Kota Surabaya oleh karena itu pihaknya terus berupaya membuat warga merasa nyaman di Kota Surabaya.

Ia menjelaskan, salah satu upaya untuk membuat warga Kota Surabaya menjadi lebih nyaman yaitu dengan membuat banyak taman taman yang tersebar di berbagai kecamatan dari skala besar maupun kecil.

Namun menurutnya, pada awal pembuatan taman pihaknya mengalami banyak kendala, salah satunya yaitu keterbatasan lahan sehingga pihaknya dipaksa untuk memutar otak untuk mengatasi masalah tersebut.

“Seperti di Ampel, karna tidak ada lahan lagi akhirnya kantor kelurahannya saya pindah, lalu bangunannya saya bongkar menjadi taman supaya anak-anak bisa bermain,” tegasnya.

Menurut Wali Kota Risma, selain taman untuk bermain, Pemkot juga memiliki 1.543 Perpustakaan yang tersebar di seluruh Kota Surabaya.

“Anak-anak kan maksimal disekolah 8 jam, lalu untuk tidur 8jam, nah waktu lainnya itu untuk apa. Ya tentu untuk belajar dan bermain. Oleh karena itu kita banyak membuat taman untuk bermain dan perpustakaan untuk belajar, jadi seimbang,” tutur Wali Kota Risma.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

Atasi Genangan Air, Pemkot Surabaya Rutin Keruk Saluran

Terkini.id, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya rutin melakukan pengerukan saluran air di berbagai kawasan. Kegiatan bersih-bersih dilakukan, untuk mengembalikan kapasitas saluran sesuai fungsinya.Pasalnya,