Wali Kota Risma Mutasi Puluhan Pejabat Pemkot Surabaya

Tri Rismaharini1
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (gesturi.id)

Terkini.id, Surabaya – Sebanyak 82 pejabat dan pegawai di Pemkot Surabaya dimutasi. Jabatan strategis yang sebelumnya kosong akhirnya terisi.

Jabatan strategis yang dimaksud adalah Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya. Posisi itu kini diduduki Dedik Irianto, yang sebelumnya menjabat Kabag Pemerintahan. Kemudian Kepala Bagian Humas, yang kini dijabat Febri Adhitya.

Sebelumnya, Febri menjabat Kabid Sumber Daya Manusia di Satpol PP Kota Surabaya.

Sementara itu, M Fikser, yang selama tujuh tahun menjadi Kabag Humas Pemkot Surabaya, kini naik jabatan menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Seusai pelantikan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengenalkan sosok Febri sebagai Kabag Humas yang baru kepada media.

“Aku awal jadi wali kota dia (Febri) jadi ajudanku. Dia yang tahu penderitaanku sampai awal-awal aku diturunkan (pemakzulan) dan sampai nyeberang sungai, itu dia,” kata Risma kepada wartawan seusai pelantikan di lantai 2 Balai Kota Surabaya, Rabu, 9 Oktober 2019.

Risma juga mengatakan pengangkatan Febri sebagai Kabag Humas bukan tanpa alasan. Menurutnya, Febri merupakan pilihan yang tepat.

“Humas itu muka saya. Dari sekian, yang dipilih Febri karena dia pintar anaknya. Insyaallah dia bisa. Karena dulu pernah jadi ajudanku, jadi bisa berkomunikasi,” ujar Risma.

Risma melanjutkan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Dedik Irianto mampu mengemban jabatan di bidang tersebut.

“Dulu waktu aku masih menjadi kepala dinas dan dia biasa yang mengurusi truk. Dia juga mau bekerja keras. Tadi saya minta kamu harus belajar kepada Pak Irvan (Kepala Damkar) sebelumnya. PMK dipegang dia bagus,” ujar Risma.

Selain itu, Risma memberikan penilaian kepada M Fikser, yang kini mengemban jabatan baru sebagai Kepala Diskominfo Kota Surabaya.

Menurut Risma, Fikser telah lulus ujian dengan baik. Sebab, sebelumnya, Fikser mampu menyelesaikan problem di Dinas Kominfo dengan baik.

“Berat ujian Pak Fikser itu, tapi kemarinnya lulus. Pertama masalah di Diskominfo dan kedua masalah e-Surat itu bikin saya mules, karena lama sekali. Kalau satu surat bisa nunggu 8 menit, dalam sehari surat ke aku bisa sampai 50-an bisa sampai malam menyelesaikan. Tapi bisa diselesaikan Pak Fikser. Bisa selesaikan tidak sampai satu menit,” ungkap Risma.

Risma juga berpesan kepada sejumlah penjabat yang baru dilantik. Ia meminta mereka menjaga warga Surabaya dengan baik.

“Pertama mereka harus menjaga integritas mereka. Yang kedua jangan sakiti warga saya. Karena bagaimanapun saya mencintai warga saya,” lanjut Risma.

“Kalau nggak saya cintai, kenapa tangan patah dan kedua tendon kaki saya putus, dokter bilang nggak pernah dalam sejarah dua-duanya putus saking overload-nya. Saya kepengin mereka melakukan hal yang sama. Karena, kalau tidak, mereka tidak ingin dengan saya,” pungkasnya. (Detikcom)

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

Atasi Genangan Air, Pemkot Surabaya Rutin Keruk Saluran

Terkini.id, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya rutin melakukan pengerukan saluran air di berbagai kawasan. Kegiatan bersih-bersih dilakukan, untuk mengembalikan kapasitas saluran sesuai fungsinya.Pasalnya,